Selasa, 21 Februari 2012

jenis lensa

Lensa

Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.

Macam-macam lensa

Lensa Standar.
Lensa Nikon Standart

Lensa ini disebut juga lensa normal. Berukuran 50 mm dan memberikan karakter bidikan natural.









Lensa Sudut-Lebar (Wide Angle Lens).

Lensa Nikon Wide Angle
Lensa jenis ini dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang sempit. Karakter lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. Dengan menggunakan lensa jenis ini, di dalam ruangan kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa standar. Semakin pendek jarak fokusnya, maka semakin lebar pandangannya. Ukuran lensa ini beragan mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm, dan 35 mm.






Lensa Makro/Mikro.

Lensa Nikon Micro
Lensa makro/mikro biasa digunakan untuk memotret benda yang kecil.









Lensa Tele.

Lensa Nikon Tele
Lensa tele merupakan kebalikan lensa wide angle. Fungsi lensa ini adalah untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas. Karena sudut pandangannya sempit, lensa tele akan mengaburkan lapangan sekitarnya. Namun hal ini tidak menjadi masalah karena lensa tele memang digunakan untuk mendekatkan pandangan dan memfokuskan pada subjek tertentu.



Lensa Zoom.

Lensa Nikon Zoom
Merupakan gabungan antara lensa standar, lensa wide angle, dan lesa tele. Ukuran lensa tidak fixed, misalnya 80-200 mm. Lensa ini cukup fleksibel dan memiliki range lensa yang cukup lebar. Oleh karena itu lensa zoom banyak digunakan, sebab pemakai tinggal memutar ukuran lensa sesuai dengan yang dibutuhkan.







Lensa Fish Eye.

Lensa Nikon Fish Eye
Lensa fish eye adalah lensa wide angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Lensa ini memberikan pandangan 180 derajat. Gambar yang dihasilkan melengkung.

DSLR

Pengertian Kamera DSLR
DSLR adalah singkatan dari Digital Single-Lens Reflex, atau kamera DSLR artinya kamera digital yang menggunakan refreksi lensa tunggal.



Dan cara pemakaiannya sang Fotografer mengintip objek yang akan difoto melalui lubang intip atau biasa disebut view-finder. Hasil foto yang akan didapat adalah sama dengan apa yang tampak melalui view-finder tersebut atau yang sering di sebut “ What You See Is What You Get “





Kelebihan Kamera DSLR:

Kualitas Gambar
Kamera DSLR mempunya sensor yang lebih besar, dan kualitas tangkapan gambarnya cenderung lebih bagus dibanding dengan kamera saku atau digital biasa.
Fleksibelitas Pemakaian
kamera DSLR bisa dengan mudah berganti-ganti lensa yang sesuai dengan kebutuhan atau di inginkan.
Kecepatan Menangkap Gambar 
kamera DSLR lebih cepat dalam soal kecepatan rana (kecepatan menangkap gambar), start up, dan juga shutter lag (jeda antara waktu menekan tombol bidik hingga gambar tersimpan).
Viewfinder Optis
Dengan viewfinder optis, apa yang terlihat di lubang intip atau bidik akan sesuai dengan hasil yang terekam.
Jangkauan ISO Lebar
Dalam kamera DSLR bisa mengatur ISO (tingkat kepekaan sensor pada cahaya) memiliki jangkauan lebih luas, sehingga lebih fleksibel dan simple dalam memotret di segala kondisi, dan bahkan di tempat yang mempunyai sedikit cahaya sekalipun.
Kontrol Manual
Meski pada beberapa kamera saku atau digital biasa telah dilengkapi setelan manual untuk memotret. Tetapi jumlah dan fleksibilitasnya lebih beraneka ragam di DSLR.
Nilai Pemakaian
Kamera DSLR dipandang memiliki nilai leibih dari pada kamera saku atau digital biasa. Karena faktor pemakaiannya lebih panjang dan bila investasi pada lensa tidak akan ketinggalan atau rugi karena bisa terus dipakai.
Ketajaman Gambar
Di bagian ini sering disebut depth of field. Dengan kamera DSLR, ruang ketajaman obyek foto bisa diatur dengan leluasa. Dengan fitur ini kita bisa membuat foto dengan objek yang tajam dan latar belakang buram (out of focus).
Kualitas Optik atau Lensa
Kualitas lensa kamera DSLR tentu saja lebih bagus dengan kamera saku. Selain itu, pilihan kualitasnya beragam.





Kekurangan Kamera DSLR

Harga 
Kamera DSLR memang lebih mahal dari pada kamera saku atau digital. Namun sekarang sudah ada kamera DSLR kelas entry level yang harga nya lebih terjangkau.
Berat
Di lihat dari ukuran bentuknya tentu saja lebih besar dibandingkan kamera saku atau digital biasa. Mengambil nya dari tas membutuhkan waktu cukup lama.

Perawatan
Kamera ini cenderung butuh perawatan ekstra. Ketika kita mengganti-ganti lensa, ada kemungkinan debu atau kotoran masuk ke sensor, sehingga kita harus rajin membersihkannya agar kamera tidak cepat rusak.
Kompleks 
Pengelolaan dan pengesettan kamera DSLR memang lebih komplek, karena dirancang untuk pemotretan manual. Namun kini banyak kamera DSLR baru yang menyertakan fasilitas tambahan untuk pengelolaan yang mudah dan otomatis di dalam nya.
Membidik via Viewfinder
Memang kebanyakan kamera DSLR tidak menyediakan fasilitas LCD untuk membidik obyek, seperti pada kamera saku. Namun akhir-akhir ini ada beberapa kamera yang kini sudah menyediakan fasilitas ini lewat feature Live View atau LCD.