Selasa, 03 Januari 2012

perkembangan sejarah microsoft windows

MICROSOFT WINDOWS

Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi, yang dikembangkan oleh Microsoft,  dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Di mulai dari tahun 1983, Microsoft windows  memulai pembuatan dan pengembangan demi pengembangan.




Sejarah Perkembangan Microsoft Windows :
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows 1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation, meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih "memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki oleh MS-DOS.
Windows 2.x
Windows versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup.
Windows 2.1x
Selanjutnya, dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM).
Windows 3.0
Microsoft Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
OS/2
Selama pertengahan hingga akhir 1980an, Microsoft dan IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat menggunakan semua kemampuan yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga 16 Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan multitasking, selain tentunya mengizinkan aplikasi MS-DOS untuk berjalan di atasnya.
Windows 3.1
Sebagai respons dari dirilisnya IBM OS/2 versi 2.0 ke pasaran, Microsoft mengembangkan Windows 3.1, yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadapmultimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan dukungan untuk modus real, sehingga hanya berjalan padamodus terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi.
Windows for Workgroups
Microsoft merilis Microsoft Windows for Workgroups, yang tersedia baik sebagai tambahan untuk Windows 3.1 dan sebagai sebuah versi yang tercakup di dalamnya lingkungan dasar Windows dan tambahan kemampuan jaringan di dalam sebuah paket.

Windows NT

Waktu demi waktu Microsoft terus melanjutkan pengembangan sistem operasi yang barunya, yang disebut dengan Windows NT. Arsitek utama dari Windows NT adalah Dave Cutler, yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard. Microsoft merekrut Cutler pada tahun 1988 untuk membuat sebuah versi OS/2 yang bersifat portabel, tapi akhirnya Cutler malahan membuat sistem operasi baru.
Windows 95
Setelah Windows 3.11, Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel 16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32 API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16 juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan "thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
§  Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
§  Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
§  Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya sebagai Windows 97.
§  Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus Universal Serial Bus/USB.
 §  Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet   Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.

Windows 98

Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.

 Windows 2000
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT 5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Windows 2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
§  Windows 2000 Professional
§  Windows 2000 Server
§  Windows 2000 Advanced Server
§  Windows 2000 Datacenter Server
§  Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
§  Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
Windows ME (Millennium Edition)

Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore," yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami kegagalan. System Restoremenjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows XP
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode "Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
Windows XP tersedia dalam beberapa versi:
§  Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
§  Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni Eropatidak memperbolehkannya.
§  Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
§  Windows XP Professional N, sama seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
§  Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
§  Windows XP Media Center Edition 2003
§  Windows XP Media Center Edition 2004
§  Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12 Oktober 2004.
§  Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet (PC dengan layar sentuh)
§  Windows XP Tablet PC Edition 2005
§  Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam (embedded system)
§  Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
§  Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25 April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakanprosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
§  Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan kompatibilitas dengan aplikasi 32-bit dengan menggunakan emulator perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor terakhir workstationberbasis prosesor Itanium menghentikan produk-produknya sebagai "workstation", karena memang mereka cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
§  Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).

Pada tanggal 24 April 2003, Microsoft meluncurkan Windows Server 2003, sebuah pembaruan untuk sistem operasi Windows 2000 Server, yang menawarkan banyak fitur-fitur keamanan yang baru, pemandu "Manage Your Server wizard" yang menyederhanakan peranan sebuah mesin yang menjalankannya, dan juga peningkatan kinerja. Windows Server 2003 menggunakan kernel Windows NT versi 5.2.
Windows Server 2003 tersedia dalam lima buah edisi:
§  Windows Server 2003, Web Edition
§  Windows Server 2003, Standard Edition
§  Windows Server 2003, Enterprise Edition (32-bit dan 64-bit)
§  Windows Server 2003, Datacenter Edition
§  Windows Server 2003, Small Business Server
Windows Vista

Setelah meraih kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya

Windows Vista dijual dalam beberapa edisi:
§  Windows Vista Starter
§  Windows Vista Home Basic
§  Windows Vista Home Premium
§  Windows Vista Business
§  Windows Vista Enterprise
Windows Vista Ultimate
Windows Home Server
Windows Home Server (sebelumnya memiliki nama kode Q singkatan dari Quattro) merupakan sebuah produk server yang diturunkan dari Windows Server 2003, yang didesain khusus untuk digunakan oleh para konsumen dari pengguna rumahan. Sistem operasi ini diperkenalkan pada tanggal 7 Januari 2007 oleh Bill Gates. Windows Home Server dapat dikonfigurasikan dan dipantau dengan menggunakan program console yang dapat diinstalasikan pada sebuah PC klien. Windows ini memiliki fitur Media Sharing, backup terhadap drive lokal dan drive jarak jauh, dan duplikasi berkas.
Windows Home Server 2008
Windows Server 2008, adalah sebuah versi baru Windows Server, yang dijadwalkan untuk dirilis pada tanggal 27 Februari 2008. Pada saat pengembangannya, Windows Server memiliki nama kode "Windows Server Codenamed Longhorn." Windows Server 2008 dibangun di atas beberapa keunggulan teknologi dan keamanan yang pada awalnya diperkenalkan dengan Windows Vista, dan ditujukan agar bisa lebih modular secara signifikan, ketimbang pendahulunya, Windows Server 2003.
Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista.
Sama seperti Windows Vista, Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu:
§  Windows 7 Starter
§  Windows 7 Home Basic
§  Windows 7 Home Premium
§  Windows 7 Professional
§  Windows 7 Ultimate
§  Windows 7 Enterprise
Windows 8 
Windows 8 adalah nama kode untuk versi mendatang dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media.
Sistem operasi ini menggunakan mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 tradisional buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard. Sehingga Windows 8 di desain untuk perangkat Tablet Sentuh Microsoft belum mengumukan tanggal distribusi Windows 8, meski sejumlah kantor berita menduga sistem operasi ini akan tersedia pada awal 2012. 

Senin, 02 Januari 2012

KEPEMIMPINAN

KEPEMIMPINAN

Definisi

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Ada beberapa definisi lain dari beberapa ahli tentang kepemimpinan :

Menurut goerge R. Terry (dikutip dari Sutarto, 1998).
Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Menurut Ordway Tead (1929).
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas-aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.

Menurut Tannenbaum, Weschler,& Massarik (1961).
Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu.

Menurut P. Pigors (1935)
Kepemimpinan adalah suatu proses saling mendorong melalui keberhasilan interaksi dari perbedaan perbedaan individu, mengontrol daya manusia dalam mengejar tujuan bersama.

Menurut Kartini Kartono (1994 : 48)
Kepemimpinan itu sifatnya spesifik, khas, diperlukan bagi satu situasi khusus. Sebab dalam suatu kelompok yang melakukan aktivitas¬aktivitas tertentu, dan mempunyai suatu tujuan serta peralatan¬peralatan yang khusus. Pemimpin kelompok dengan ciri-ciri karakteristik itu merupakan fungsi dari situasi khusus.


Kemampuan yang harus dimiliki seorang pemimpin sebagai berikut :
-       Memiliki kharismatik.
-       Memiliki pandangan ke depan.
-       Memiliki daya persuasif.
-       Memiliki intensitas.
-       Memiliki analisis
-       Memiliki kemampuan yang fleksibel.
-       Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.
-       Memiliki kemampuan sebagai motivator.

Macam – macam gaya kepemimpinan.
1.    Kepemimpinan otoriter.
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
2.    Kepemimpinan demokratis.
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
3.    Kepemimpinan kendali bebas.
Pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi. Kepemimpinan ini cendrung bersifat pasif.


Jika saya menjadi pemimpin saya lebih baik mengambil gaya kepemimpinan Demokratis. Karena dengan gaya kepemimpinan seperti itu bisa lebih bijaksana, bermoral tinggi dan dapat bekerja sama dengan dengan bawahan. Dan dapat mengutamakan mutu kerja. Dengan gaya kepemimpinan demokrtais seorang pemimpin tidak dapat menggunakan jabatan dengan semena-mena dan bebas.

Referensi :

SUMARYANTO
UNIVERSITAS GUNADARMA

Jumat, 11 November 2011

KONFLIK ORGANISASI

KONFLIK ORGANISASI

DEFINISI KONFLIK
Konflik merupakan ekspresi pertikaian atau interaksi antara individu dengan individu lain, kelompok dengan kelompok lain karena beberapa alasan, pendapat, tujuan, dan perilaku. Apabila konflik berkepanjangan akan menajdi sebuah pertengkaran dan pembrontakan.
Dan ada beberapa pendapat lain tentang konflik:
1.    Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan
2.  Menurut Myers (1982) , Konflik senantisa berpusat pada beberapa penyebab utama, yakni tujuan yang ingin dicapai, alokasi sumber – sumber yang dibagikan, keputusan yang diambil, maupun perilaku setiap pihak yang terlibat.
3.  Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.
4.  Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.

JENIS-JENIS KONFLIK
·         Konflik intra perorangan : adalah sebuah konflik yang terjadi dalam diri sendiri atau satu individu, yang biasanya mengenai perasaan, kepercayaan, tekanan sescara emosional.
·         Konflik antar perorangan : adalah sebuah konflik yang terjadi antara 2 orang atau lebih atau individu dengan individu, biasanya terjadi dalam sebuah pertemanan, hubungan keluarga (suami-istri), yang biasanya mengenai perbedaan 2 pendapat atau perselesihan dan perilaku.
·         Konflik antar kelompok : adalah sebuah konflik yang terjadi dalam suatu kelompok atau satu kelompok dengan kelompok lain. Dan jika konflik ini berkepanjangan akan mempengaruhi koordinasi dan integritas kegiatan kelompok menjadi terkendala.
·         Konflik antar keorganisasian : adalah sebuah konflik yang terjadi dalam skala besar yang terjadi dalam sebuah organisasi atau satu organisasi dengan organisasi lain, biasanya tentang perbedaan pendapat, perselisihan pemilihan, ketidak cocokan suatu badan organisasi terhadap kinerja suatu badan organisasi lain dan sebagainya.
·         Konflik antar agama : adalah suatu konflik dimana suatu agama yang bertentang dengan agama lain atau dari suatu agama dengan agama itu sendiri. Seperti sekarang sudah banyak agama islam yang berbeda pendirian.
·         Konflik antar satuan nasional : adalah sebuah konflik dari sekumpulan warga Negara atau daerah yang menilai suatu kinerja suatu instansi pemerintah tidak baik atau tidak sesuai. Seperti kampanye.
·         Konflik antar politik : adalah sebuah konflik yang biasanya terjadi di dalam dunia politik, antara partai dengan partai.

PERBEDAAN PANDANGAN KONFLIK
     1. Pandangan Tradisional
Pandangan ini menyatakan bahwa semua konflik itu buruk. Konflik dilihat sebagai sesuatu yang negatif, merugikan dan harus dihindari.Untuk memperkuat konotasi negatif ini, konflik disinonimkan dengan istilah violence, destruction, dan irrationality. Pandangan ini konsisten dengan sikap-sikap yang dominan mengenai perilaku kelompok dalam dasawarsa 1930-an dan 1940-an. Konflik dilihat sebagai suatu hasil disfungsional akibat komunikasi yang buruk, kurangnya kepercayaan dan keterbukaan di antara orang-orang, dan kegagalan manajer untuk tanggap terhadap kebutuhan dan aspirasi karyawan. 
2. Pandangan Interaksionis
Pandangan ini cenderung mendorong terjadinya konflik, atas dasar suatu asumsi bahwa kelompok yang koperatif, tenang, damai, dan serasi, cenderung menjadi statis, apatis, tidak aspiratif, dan tidak inovatif. Oleh karena itu, menurut aliran pemikiran ini, konflik perlu dipertahankan pada tingkat  minimun secara berkelanjutan, sehingga kelompok tetap bersemangat (viable), kritis-diri (self-critical), dan kreatif.


FAKTOR PENYEBAB KONFLIK (SUMBER UTAMA KONFLIK)
·         Perbedaan individu : meliputi perasaan dan pedirian. Karena setiap manusia memeliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda dengan yang lainnya.
·         Perbedaan latar belakang : meliputi latar belakang hidup, budaya, dan kasta atau tingkat kekayaan. Terkadang seseorang melihat latar belakang dari lawan hidup atau teman hidup yang biasanya mereka melihat dari latar belakang kebudayaan seseorang dan bahkan melihat dari tingkat kasta atau kekayaan.
·         Perbedaan kepentingan : antara individu atau kelompok. Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
·         Perubahan nilai-nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat : Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial.

AKIBAT KONFLIK
  • Konflik dapat menyebabkan perpecahan dan pertikaian.
  • konflik juga bisa meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
  • konflik dapat merubah kepribadian pada individu, misalnya benci, dendam dan saling benci.
  • konflik dapat merusakan harta benda dan hilangnya nyawa.
  • konflik dapat membuat dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat.
TEKNIK UNTUK MEMECAHKAN KONFLIK
1.    Kompromi, yaitu jalan tengah yang dicapai oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam konflik.
2. Integrasi, yaitu mendiskusikan, menelaah, dan mempertimbangkan kembali pendapat-pendapat sampai diperoleh suatu keputusan yang memaksa semua pihak.
3. Mediasi, yaitu penghentian pertikaian dengan mendatangakan pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat.
4. Abitrasi, yaitu suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak.
5. Konsiliasi, yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama.
6.    Adjudication (ajudikasi), yaitu penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan
7.  Elimination, yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat di dalam konflik, yang diungkapkan dengan ucapan antara lain : kami mengalah, kami keluar, dan sebagainya.
8.  Stalemate, yaitu keadaan ketika kedua belah pihak yang bertentangan memiliki kekuatan yang seimbang, lalu berhenti pada suatu titik tidak saling menyerang.
9.   Subjugation atau domination, yaitu orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar untuk dapat memaksa orang atau pihak lain menaatinya.
10. Majority rule, yaitu suara terbanyak yang ditentukan melalui voting untuk mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan argumentasi.
11.    Minority consent, yaitu kemenangan kelompok mayoritas yang diterima dengan senang hati oleh kelompok minoritas.
12. Gencatan senjata, yaitu penangguhan permusuhan untuk jangka waktu tertentu, guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu.

Referensi bacaan :
·         Google
·         Wikipedia
·         Buku SMA










insert, update dan sorting data

contoh program di Pascal
koding:
Program Mahasiswa;
uses crt;
label 1;
type
DMHS = record
NPM : String;
Nama : String;
KELAS : string;
end;
var
List : array [1..15] of DMHS;
i, h, j, n, pil, m : integer;
NPM1 : String;
temp : DMHS;

procedure insert;
begin
inc(i);
inc(n);
gotoxy(6,16); write('Masukkan Data Mahasiswa');
gotoxy(6,18); write('NMP Mahasiswa : '); readln(List[i].NPM);
gotoxy(6,19); write('Nama Mahasiswa : '); readln(List[i].Nama);
gotoxy(6,20); write('KELAS Mahasiswa : '); readln(List[i].KELAS);
end;

procedure cari(z : String);
var
k : integer;
ketemu : boolean;
begin
k := 1;
ketemu := false;
while (not ketemu) and (k <= n) do
if List[k].NPM = z then
ketemu := true
else
k := k + 1;
if ketemu then

begin
gotoxy(21,15); write('Mahasiswa Dengan NPM ',z,' : Ditemukan');
gotoxy(18,17); writeln('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(18,18); writeln('| NPM            |     NAMA                       | KELAS     |');
gotoxy(18,19); writeln('|___________|____________________|_________|');
gotoxy(18,20); writeln('|                      |                                        |                  |');
gotoxy(18,21); writeln('|                      |                                        |                  |');
gotoxy(20,21); writeln(List[k].NPM);
gotoxy(33,21); writeln(List[k].Nama);
gotoxy(55,21); writeln(List[k].KELAS);
gotoxy(18,22); writeln('|___________|____________________|_________|');
end
else
begin
gotoxy(20,15); write('Mahasiswa Dengan NPM ',z,' : Tidak Ditemukan');
end;
end;

procedure update(p : String);
var
z, x, y : String;
q, o : integer;
ketemu : boolean;
begin
q := 1;
if (NPM1 = '0') or (NPM1 = '') then
begin
gotoxy(15,20); write('Masukkan NPM yang Benar');
end
else
begin
ketemu := false;
while (not ketemu) and (q <= n) do
if List[q].NPM = p then
ketemu := true
else
q := q + 1;
if ketemu then
begin
gotoxy(5,21); write('Data Yang Akan di Update : ');

gotoxy(5,20); write('1. NPM 2. Nama 3. KELAS');
gotoxy(33,21); readln(pil);
case pil of

1 : begin
gotoxy(5,23); write('Masukkan NPM yang Baru : ');
readln(x);
List[q].NPM := x;
end;

2 : begin
gotoxy(5,23); write('Masukkan Nama yang Baru : ');
readln(y);
List[q].Nama := y;
end;
3 : begin

gotoxy(5,23); write('Masukkan KELAS yang Baru : ');
readln(z);
List[q].KELAS := z;
end;
end;
end
else

begin
gotoxy(5,22); write('NPM ',p,' Tidak Terdapat Dalam Daftar');

end;
end;
end;

procedure cetak;
begin
if m = 2 then
begin
gotoxy(37,2); write('Tabel Nilai Mahasiswa Setelah Diurutkan');
end
else if m = 0 then
begin
gotoxy(47,2); write('Tabel Nilai Mahasiswa');
end;
gotoxy(35,4); writeln  ('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(35,5); writeln  ('| NPM            |   NAMA                         | KELAS     |');
gotoxy(35,6); writeln  ('|___________|____________________|_________|');
gotoxy(35,7); writeln   ('|                     |                                        |                  |');
gotoxy(35,8+n); writeln('|__________|____________________|_________|');
for j := 1 to n do
begin
gotoxy(35,7+j); writeln('|                      |                                       |                     |');
gotoxy(37,7+j); writeln(List[j].NPM);
gotoxy(50,7+j); writeln(List[j].Nama);
gotoxy(72,7+j); writeln(List[j].KELAS);
end;
end;

begin { Program Utama }
i := 0;
n := 0;
repeat
1 : clrscr;
m := 0;
gotoxy(3,2); writeln ('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(3,3); writeln ('|      Menu               |');
gotoxy(3,4); writeln ('|                              |');
gotoxy(3,5); writeln ('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(3,6); writeln ('|   1. Insert              |');
gotoxy(3,7); writeln ('|   2. Urutkan          |');
gotoxy(3,8); writeln ('|   3. Cari MHS      |');
gotoxy(3,9); writeln ('|   4. Update           |');
gotoxy(3,10); writeln('|   5. Exit               |');
gotoxy(3,11); writeln('|                            |');
gotoxy(3,12); writeln('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(3,13); writeln('|  Pilihan :              |');
gotoxy(3,14); writeln('|______________|');
cetak;
gotoxy(16,13); readln(pil);
case pil of
1 : begin
m := 0;
insert;
end;
2 : begin
repeat
clrscr;
gotoxy(3,2); writeln ('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(3,3); writeln ('|      Menu               |');
gotoxy(3,4); writeln ('|                              |');
gotoxy(3,5); writeln ('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯|');
gotoxy(3,6); writeln ('|   1. NPM              |');
gotoxy(3,7); writeln ('|   2. Nama             |');
gotoxy(3,8); writeln ('|   3. KELAS          |');
gotoxy(3,9); writeln ('|   4. Menu              |');
gotoxy(3,10); writeln('|   5. Exit                |');
gotoxy(3,11); writeln('|                             |');
gotoxy(3,12); writeln('|¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯¯ |');
gotoxy(3,13); writeln('|  Pilihan:                 |');
gotoxy(3,14); writeln('|______________ |');

cetak;
gotoxy(16,13); readln(pil);
m := 2;
case pil of
1 : begin
for h := 1 to n-1 do
for j := 1 to n-1 do
if List[j].NPM > List[j+1].NPM then

begin
temp := List[j];
List[j] := List[j+1];
List[j+1] := temp;
end;
end;
2 : begin
for h := 1 to n-1 do
for j := 1 to n-1 do
if List[j].Nama > List[j+1].Nama then

begin
temp := List[j];
List[j] := List[j+1];
List[j+1] := temp;
end;
end;
3 : begin
for h := 1 to n-1 do
for j := 1 to n-1 do
if List[j].KELAS > List[j+1].KELAS then

begin
temp := List[j];
List[j] := List[j+1];
List[j+1] := temp;
end;
end;
4 : begin
goto 1;
end;
end;
cetak;
until
pil >= 5;
end;
3 : begin
gotoxy(21,15); write('NPM Mahasiswa yang akan dicari : ');
readln(NPM1);
cari(NPM1);
gotoxy(18,24); write('Tekan Sembarang Tombol Untuk Kembali Ke Menu');
end;

4 : begin
gotoxy(5,18); write('NPM Mahasiswa Yang Akan di Update : ');
readln(NPM1);
update(NPM1);
end;
end;
until pil >= 5;
end.



ketika program jadi, kita mendapatkan tampilan sebagai berikut:

Disini kita dapat memilih beberapa pilihan. 
Seandainya kita pilih '1. Insert' : maka kita dapat menginsert/memasukan data mahasiswa dengan ketentuan 'masukan NPM, Nama, dan kelas'. Kita pilih terus '1. insert' dan masukan terus data sesuai dengan kemauan kita.  Contoh 5 data di masukan seperti gambar diatas.

Kemudian kita dapat mensort/ mengurutkan data-data yang sudah ada dengan memilih '2. Urutkan'. Dan kita akan mendapat beberapa pilihan: 
' 1. NPM ' , ini berguna untuk mengurutkan data berdasarkan NPM.
' 2. Nama ' , ini berguna untuk mengurutkan data berdasarkan nama.
' 3. Kelas ' , ini berguna untuk mengurutkan data berdasarkan kelas.
' 4. Menu ' , ini untuk kembali ke menu awal.
' 5. Exit ' , untuk keluar dari program.




Andai kita pilih '3. Cari MHS' , maka akan muncul tulisan ' NPM mahasiswa yang akan dicari '.

'4, Update ' , untuk mengupdate atau merubah data yang sudah ada. Dan kita diminta NPM mahasiswa yang akan di update. Kemudian kita di beri 3 pilihan yaitu :
'1. NPM' , untuk mengupdate NPM mahasiswa.
'2. Nama' , untuk mengupdate Nama mahasiswa.
'3. Kelas' , untuk mengupdate Kelas mahasiswa.
setelah mengupdate data, data tersebut akan terupdate dengan sendirinya seperti contoh di atas.

Jumat, 04 November 2011

sorting data

Sorting data adalah suatu proses pengelompokan suatu data yang di urutkan berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai yang di inginkan. contoh: di urutkan berdasarkan jenis, banyak data, kelas, atau label.
Fungsi sorting adalah untuk mengurutkan data-data,sehingga terlihat rapih dan mudah membaca data.

contoh program sorting data dipascal: 

program tugas_table_sorting;
uses crt;
const
var
kelas: array [1..100] of string [6];
npm : array [1..100] of string [10];
nama : array [1..100] of string [20];
m,t: string;
a,n,brs,input,letak_m,pilih : integer;
label menu;
label exit;
begin
clrscr;
wrote ('isi berapa banyak data :');
readln (a);
for n :=1to a do
begin
clrscr;
gotoxy(20,6); write ('data ke-',n:2);
gotoxy(20,8); write ('nama:');readln(nama[n]);
gotoxy(20,9); write ('npm:'); readln (npm[n]);
gotoxy(20,10); write ('kelas:'); redaln (kelas[n]);
end;
menu:
clrscr;
writeln('pilihan:');
writeln('1.sort by name');
writeln('2.sort by class');
writeln('exit');
write ('pilihannya?:'); readln(pilih);
case pilih of
1: for input := 1 to 1 do
begin
m:= nama[input];
for n:= input to n do
begin
if(nama [a] <=m) theb
begin
m:=nama[n];
letak_m:= n;
end;
end;
t:=kelas [input];
kelas[input]:=kelas[letak_m];
kelas[letak_m]:=t;
t:=npm [input];
npm[input]:=npm[letak_m];
nama[letak_m]:=t;
end;
2: for input := 1 yoa do
begin
m:= kelas[input];
for n:= input to a do
begin
if(kelas[n]<=m) then
begin
m:=kelas[n];
letak_m:= n;
end;
end;
t:=kelas[input];
kelas[input]:=kelas[letak_m];
kelas[letak_m]:=t;
t:=npm[input];
npm[input]:=npm[letak_m];
npm[letak_m]:=t;
t:=nama[input];
nama[input]:=nama[letak_m];
nama[letak]_m:=t;
end;
3:goto exit;
end;
clrscr;
gotoxy(7,5); write(garis);
gotoxy(7,6); write('no');
gotoxy(12,6); write('npm');
gotoxy(22,6); write('nama');
gotoxy(43,6); write ('kelas');
gotoxy(51,6); write ('ttd');
gotoxy(7,7); write (garis);
brs:=8;
for n:= 1 to a do
begin
gotoxy(7,brs); writeln(n:2);
gotoxy(12,brs); writeln(npn[n]);
gotoxy(22,brs; writeln(nama[n]);
gotoxy(43,brs); writeln(kelas[n]);
gotoxy(51,brs); writeln(n,'...');
brs:=brs+1;
end;
gotoxy(7,brs+1); writeln(garis);
readln;
goto menu;
exit:
end.